
Dapatkah Anda bayangkan
jika jembatan Suramadu yang menghubungkan pula Jawa-Madura itu dibangun tanpa
pondasi? Atau mungkin kemegahan menara kembar Petronas yang menjadi simbol
kemajuan bangsa Malaysia itu berdiri tanpa pondasi? Contoh yang
paling dekat, rumah kita sendiri, akankah dapat berdiri kokoh tanpa adanya
pondasi dibawahnya? Tanpa adanya pondasi yang kuat sudah pasti akan mudah roboh
ketika digoyang gempa. Sama halnya dengan sebuah brand. Untuk memiliki brand
yang kuat kita harus memiliki brand platform yang jelas sebagai pondasi merek.
Apple tidak akan seperti saat ini tanpa adanya platform yang kuat, begitu pula
dengan Nike, Microsoft, Dell Computer, Coca-Cola, Levi’s bahkan merek-merek lokal
seperti Blue Bird, WIKA (Wijaya Karya), Bank Mandiri pun pasti memiliki brand
platform yang jelas didalamnya. Selama
ini kita cenderung melihat branding adalah sesuatu yang berbentuk visual atau
kasat mata, mulai dari bentuk logo, warna identitas, desain kemasan sampai
dengan atribut-atribut visual lainnya. Inilah yang saya sebut branding bagaikan
fenomena sebuah gunung, yang terlihat dari kejauhan hanya puncaknya sedangkan
kerangka brand yang ada di dalam tidak terlihat.
Menentukan brand platform
yang jelas mutlak dilakukan dalam merancang strategi branding, karena ini
merupakan pondasi merek yang nantinya menjadi acuan untuk mengembangkan merek
dimasa depan. Ada beberapa elemen brand platform yang wajib kita tentukan
diawal, pertama brand vision atau visi merek yang mencerminkan kenyataan masa
depan dari brand tersebut, kemudian brand mission atau misi merek yang harus
dapat menerjemahkan visi merek dalam bentuk tujuan merek jangka pendek,
menengah maupun panjang, lalu menentukan core value atau nilai inti baik dari
aspek fungsional maupun emosional dan yang terakhir adalah area of competence
atau area kompetensi merek, diwilayah mana brand Anda akan bermain. Rumuskan
brand platform Anda dengan teliti untuk menciptakan pondasi merek yang kuat.
Salam
KADARYATMO
Konsultan Brand & Branding di Solo